Selama penelitian saya mengenai teater modern di Jakarta yang berlangsung selama lebih dari dua tahun (1989-1991) saya sering bertemu Roedjito di rumahnya untuk bicara berdua tentang banyak hal. Pembicaraan itu, yang kadang-kadang bisa sampai beberapa jam, tidak bersifat pertukaran informasi atau fakta-fakta teater demi penelitian saya, melainkan lebih mengudap rasa terhadap persoalan dan makna hidup. Saya mendapatkan banyak dari Roedjito, dan dia (secara langsung maupun tidak langsung) ikut mempengaruhi dan membentuk disertasi saya dan lebih luas lagi cara berfikir dan pandangan hidup saya seterusnya. Tulisan saya ini mengandung berbagai pikiran dan pengalaman saya bersama Roedjito.
Latest News
Archives
Links
Diterbitkan oleh
Didukung oleh
Teater dan Ruang
Belajar Berenang Menghulu di Sungai: Pengalaman Bersama Mas Roedjito
Sunday, July 31st, 2005Kota dan Estetika dalam Journal of Moment Arts 2003
Monday, April 5th, 2004Pada tanggal 20-25 Oktober tahun 2003 lalu, di Makassar, berlangsung sebuah peristiwa (event) seni yang memiliki banyak hal berharga untuk dicatat; Journal of Moment Arts (JOMA) 2003. Event yang juga disebut sebagai âforum seni outdoorâ ini berlangsung setiap tahun sekali, dimulai pada tahun 2000, dan merupakan program kerja reguler Sanggar Merah Putih Makassar âsebuah kelompok kesenian yang lebih dikenal publik seni di luar kota Makassar sebagai kelompok teater, meskipun sesungguhnya sejak awal organisasi ini didirikan pada tahun 1978 juga mewadahi minat dan aktivitas kesenian lain: musik, rupa, tari dan sastra.

